kekavigi.xyz

Ternyata itu Menyenangkan

Mengenang hal-hal kecil yang terjadi selama satu dekade terakhir.

Ditulis tanggal oleh A. Keyka Vigiliant. Konten diterbitkan dibawah lisensi CC BY-SA 4.0.


Halo semuanya.

Belakangan ini saya merasa bahagia, karena beberapa hal-hal kecil yang dulu saya mulai dengan alasan "kenapa tidak?" maupun "tidak ada salahnya mencoba," tumbuh menjadi tanaman-tanaman hias mungil yang terpajang di sudut-sudut otak saya. Saya ambil contoh usaha saya membuat database analisa posisi catur satu tahun lalu, menjadi suatu cara yang "ya, aku bisa belajar catur pakai situs ini." Dalam prosesnya, saya belajar banyak hal -- dari IPC, threading dan concurrency, web server, otentikasi, database, banyak cara menulis kode agar tidak menyebabkan depresi di kemudian hari. Memang, pada akhirnya itu sesuatu "produk" yang personal, dan besar kemungkinan tidak akan pernah digunakan orang lain, tapi tidak mengubah emosi bangga yang saya rasakan. Ada juga, proyek saya merapikan data kegempaan BMKG (dan USGS) lalu mengunggahnya di Kaggle, sejak sekitar empat-lima tahun lalu. "Buat apa?," kata orang; saya hanya bisa menjawab "karena pengen aja." Syukurlah, sesekali saya bisa membantu mahasiswa menyediakan data untuk skripsi mereka -- walau mereka selalu mengira saya orang BMKG.

Beberapa hal kecil lainnya yang dulu saya lakukan ternyata mengubah arah hidup saya, seperti aktif mengerjakan soal-soal ProjectEuler membuat saya tahan (dan lulus) dari ITB, atau keputusan saya menggunakan Linux... jujur saya tidak dapat membayangkan Keyka macam apa yang akan ada saat ini, jika dia dulu bersikukuh menggunakan Windows di laptopnya. Namun tidak saya pungkiri, ada juga hal-hal yang sampai saat ini tidak mengubah diri saya, seperti usaha saya selama hampir satu dekade ini, untuk menuliskan beberapa hal yang terjadi dalam hidup saya di satu sudut Internet ini (membuat jurnal mingguan sepertinya akan efektif, tapi saya ragu punya tenaga untuk melakukannya). Jika saya tidak membuat blog ini, Keyka versi-itu tetap menjadi diri saya saat ini.

Oh, untuk membuat suasana tulisan ini menjadi tidak terlalu positif, juga ada banyak hal-hal yang dulu saya pikir sederhana tetapi seharusnya tidak saya lakukan. Seperti, aktif di Instagram. Tempat tersebut menyenangkan dan sempat menjadi cara saya belajar dunia desain, tipografi, fotografi, animasi, dan semacamnya. Namun entah mengapa, selanjutnya saya malah menjadikan Instagram menjadi tempat hiburan dan media sosial; sesuatu yang awalnya saya hindari (karena apa untungnya?). Butuh waktu lama untuk "membebaskan diri" dari ketidakoptimalan(?) tersebut, dan oh... Anda tidak tahu seberapa sulitnya menghapus data yang pernah Anda bagikan, dan sekarang saya menganggap diri saya akan lebih baik jika sembilan tahun lalu, saya tidak mendaftar di situs tersebut. (huh... membaca kembali bagian ini, saya menulis seperti seorang yang bebas dari kecanduan).

Apa yang hendak saya sampaikan dari menceritakan itu semua? ternyata mencoba dan menekuni hal-hal kecil dapat membuat hidup menjadi tidak monoton, dan siapa tahu, sesekali suatu saat nanti, bisa membantu mengubah hidup orang lain. Untuk mereka yang lebih muda dari saya, saya ada pesan singkat: kalian pernah dengar orang-orang tua memberikan nasehat-nasehat? walau apa yang mereka katakan terkadang terdengar lawas dan tidak sesuai jaman, hal yang mereka katakan bisa jadi ada benarnya; mereka mungkin hanya tidak menyampaikannya secara runtut maupun lengkap. Dengarkan dan pertimbangkan perkataan mereka itu, karena ketika sudah beranjak dewasa, kalian akan jarang mendengarkan petuah-petuah itu, dan akan semakin sering merasakannya secara langsung.

Sekarang, saya mau mencoba lebih aktif melakukan (dan melanjutkan) hal-hal kecil semacam itu (to-do list hal-hal yang saya ingin lakukan semakin menumpuk), juga belajar terkait perpajakan, investasi, dan asuransi. Kembali aktif menulis catatan harian/mingguan. Perlahan kembali aktif di Wikipedia Indonesia -- mengingat sejak Februari 2026 Kemkomdigi memblokir akses log masuk. Uh... belajar cara memperbaiki perangkat-perangkat elektronik, melanjutkan studi, dan... uh mari lempar dadu... jalan-jalan ke luar negeri? Oke yang ide yang terakhir tadi terlalu di luar dugaan, penasaran apa yang Keyka satu-dekade-nanti pikirkan saat membaca tulisan ini.

Sekian tulisan singkat dari saya.

Salam, kekavigi.